Jumat, 22 April 2011

Inilah Grup Band Rusia Dengan Nama INDONESIA

Nama Indonesia dijadikan nama grup Band oleh Band asal Rusia, tentu kita sebagai warga negara Indonesia merasa bangga karena nama Indonesia dikenal dan diabadikan sebagai nama grup Band, beda halnya dengan Grup Band asal Indonesia sendiri yang kebanyakan memakai nama dengan bahasa Inggris supaya terlihat gaya dan keren. Grup Band INDONESIA yang beraliran Rock ini dibentuk di Saint Petersburg pada tahun 2007. Personel yang terdiri dari Coal (vocal), Santa (bass), Charlie (drum) dan Demian (gitar). Band beraliran rock ini mengaku terinspirasi dari banyak kelompok seperti Led Zeppelin, AC/DC, Nirvana, Dream Theater, Deftones, hingga Porcupine Tree. Salah satu lagu terbarunya berjudul Against My Father


Ini memang nyata, mengejutkan memang saat orang Rusia menggunakan nama Indonesia dan Sumatra untuk bandnya. Jika para musisi Indonesia berlomba-lomba mencari nama yang keren dengan bahasa Inggris, justru orang Rusia pakai nama Indonesia dan Sumatra untuk nama bandnya. Kita tentunya bangga sekali dengan para pemuda Rusia ini, karena nama Indonesia ternyata cukup dikenal baik di sana.

INDONESIA sendiri terbentuk di St. Petersburg pada musim gugur tahun 2007. Aliran rock pun dipilih mereka untuk memperkuat musikalitas dari Coal (vocal), Santa (bass), Charlie (drum) dan Demian (gitar).


Tujuan utama mereka dalam bermusik adalah ingin memainkan musik dengan kualitas yang tinggi serta membuat melodi yang sempurna, demikian dikutip dari Myspace.com, Rabu (20/4/2011). INDONESIA telah memiliki sebuah album EP atau mini album yang berjudul 'Pretty Colours' (2008) dan single mereka yang terkenal adalah Purest Mud.


Sedangkan SUMATRA yang juga berasal dari Rusia terbentuk pada 21 September 2005. Berbeda dengan INDONESIA, mereka memilih jalur technical death metal/deathcore sebagai aliran musiknya.


SUMATRA diisi Alik Galstyan (vokal), Karen Grigoryan (gitar), Ilya Ulanov (gitar), Dmitriy Klimov (bass), dan Andrey Koval (drum). Mereka sudah menelurkan dua album yang berjudul 'The Sixth Circle' (2008) dan 'Heliocratic Infinity' (2009)


Tidak ada komentar: