Jumat, 17 September 2010

Planet Terkecil di Luar Tata Surya Kita Ditemukan




BINTANG seperti matahari dengan tujuh planet yang berbeda, termasuk salah satu yang mungkin terkecil yang pernah ditemukan di luar tata surya, diidentifikasi ilmuwan.

Jika benar, sistem planet di sekitar HD 10180, bintang berjarak lebih dari 100 tahun bercahaya, akan menjadi yang terbesar yang pernah ditemukan. Satu astronom mengatakan itu bukti dari pertumbuhan bahwa alam semesta ini penuh dengan planet. Bisa jadi, kumpulan mereka mirip dengan tata surya kita.

"Yang benar-benar menyenangkan menemukan sistem seperti ini adalah itu menunjukkan bahwa ada banyak lagi di luar sana," kata Alan Boss dari Carnegie Institution of Science berbasis di Washington, yang tidak terlibat dengan penemuan tersebut. "Ibu Alam benar-benar senang membuat planet."

Meskipun kebanyakan planet diidentifikasi lebih besar, sekitar 13-25 kali massa dari rumah kita, konferensi internasional di Prancis, Selasa (24/8), menyampaikan mereka sudah hampir yakin telah mengidentifikasi satu planet yang hanya 1,4 kali ukuran Bumi.

Itu akan menjadi planet terkecil yang pernah dilihat dalam tata surya di luar sistem matahari kita.

Sejatinya, para ilmuwan telah menemukan sejumlah planet di luar tata surya kita sejak 15 tahun lalu. Mereka pun telah membuat katalognya hingga sekitar 450. Tapi, penemuan ini paling terbatas pada satu, dua, atau tiga planet dalam satu tata surya. Biasanya, dihuni planet gas raksasa seperti Jupiter atau Saturnus.


Tapi sampai dengan tujuh planet, penemuan baru itu hampir sama besarnya dengan tata surya kita yaitu berjumlah delapan.

Christophe Lovis dari Universitas Jenewa, salah seorang ilmuwan yang menemukan, mengatakan yang lima pertama sebanding dengan Neptunus. "Mereka pada dasarnya terbuat dari batu dan es. Mereka memiliki inti yang solid. Tetapi di atasnya lapisan gas, yakni hidrogen dan helium yang paling memungkinkan," Katanya. "Mereka mungkin tidak ditinggali."

Keenam adalah mungkin sebuah planet seperti Saturnus. Ketujuh adalah yang terkecil dan terdekat dengan bintangnya.

Penemuan dibuat oleh para peneliti dari Swiss, Prancis, Jerman, dan Portugal dan telah diserahkan ke jurnal Astronomi dan Astrofisika.



Tidak ada komentar: