Minggu, 15 Agustus 2010

Buka Bersama


Puasa, baru dimulai. Ibarat berlari, kita masih di garis start, tapi di forum-forum, di jejaring sosial, di komunitas-komunitas atau perkumpulan entah di dunia Maya maupun Luna, eh nyata kok yang sudah diributin masalah buka bersama, ckckck…



Sudah milih tempat, hari, tanggal dan uang patungannya, ckckck lagi (saking herannya). Kok bulan bagus kaya gini, gak banyak yang pengen bikin acara ngaji bersama, sholat tarawih bersama atau witir dan dzikir bersama ya?

Memang gak salah dan gak ada dalilnya pula yang melarang adanya buka bersama, malahan dengan buka bersama kita dapat mempererat tali silaturahmi dan menjalin keakraban antar anggota forum, komunitas, atau paguyuban tertentu. Tapi jangan sampai justru  kebiasaan (kurang baik) yang terjadi saat atau setelah buka bersama; diantaranya

1. Kurang fokus puasa
Berbuka bersama biasanya direncanakan jauh-jauh hari sebelum acara dilaksanakan, sama seperti kegiatan-kegiatan lain, sebelum event ini digelar, bisa pula dibentuk kepanitiaannya. Panitia dimanapun, tentu tak ingin acara yang ditampukkkan ke pundaknya gagal kan? sama dengan kepanitiaan buka bersama ini, demi suksesnya acara, pagi, siang, maghrib yang diurusin soal buka bersamanya aja, padahal fokus utama kita sebenarnya kan pada ibadah puasanya itu sendiri. Nah, kalau baru puasa yang diurusin buka (Makanan, Minuman n ta’jil)melulu, yakin tuh ibadahnya tetep fokus??? hihihi

2. Lupa sholat tarawih
Waktu berbuka bersama, tentu saja dimulai pas adzan maghrib berkumandang, dan ditutup sampai waktu sahur finish. Namun, ditengah waktu tersebut, yaitu di saat isya’ ada satu sholat sunah yang hanya dilaksanakan di bulan ramadhan ini, yaitu shalat tarawih. Kebiasaan kurang baiknya adalah, karena waktu mahgrib ke isya’ sangat pendek, kita seringkali melupakan shalat tarawih, bahkan kadang terlewat shalat magrib hanya karena keasyikan ngobrol dengan sahabat lama yang baru bertemu di acara buka bersama ini, atau memang karena dalam round down acara buka bersama tak tercantum kejelasan waktu untuk break shalat tarawih bersama.



3. Pemborosan (jaga gengsi)
Setahun sekali! Sepertinya begitulah prinsip kebanyakan orang yang mengadakan acara buka bersama. Ya, karena berpegang pada bulan Ramadhan yang memang bulan special, maka acara buka bersama diadakan pula di tempat yang special dengan menu y special pula bahkan tak jarang yang mengundang bintang tamu juga tak kalah special (biasanya bukan ustad atau mubaligh) untuk menyemarakkan acara, dan kesemua hal special itu tentu memerlukan uang patungan yang tak sedikit jumlahnya.

Saya tidak bicara buka puasa itu tidak berguna atau sia-sia, sama sekali tidak, buka bersama menurut saya lebih kepada rasa syukur kita kepada Allah SWT yang tak mengurangi nikmatnya bila dilaksanakan dengan sederhana tanpa mengurangi amalan ibadah puasa itu sendiri. Apa yang saya tulis ini hanya sebagai pengingat bahwa sesungguhnya ibadah puasa yang kita jalani, bukan hanya serunya saat berbuka bersama, ramainya suasana sahur atau padatnya jadwal acara asik di televisi, namun lebih dari itu, bulan ini seharusnya dijadikan sebagai bulan instropeksi atas kekurangan-kekurangan kita, absorsi ilmu-ilmu dari berbagai referensi yang marak di berbagai majelis juga optimalisasi amalan-amalan baik.

Dan, tentu saja apa yang saya kemukakan soal buka puasa diatas, sangat berbeda bila kita berbuka bersama anak yatim, kaum dhuafa dan insan kurang beruntung lainnya yang tentu saja dimaksudkan untuk beramal. Lain pula bila acara ini dikemas dengan round down acara yang sedemikian rapi sehingga poin-poin kekurang(baik)an tersebut dapat diminimalisir dan nilai ibadah di bulan suci ini tidak berkurang sia-sia.

Bagaimanapun saya dan Anda semua mengisi bulan baik ini, semoga tetap pada amalan yang menambah sempurnanya ibadah kita, dapat menjadikan ladang pahala dan curahan rahmatNya juga melapangkan jalan kita meraih berkah menuju JannahNya… amin,, ya robal al amin…
Selamat Berpuasa…:)

1 komentar:

Bon Cex Lee mengatakan...

betul.... betul.....